Postingan

CINCIN PELANGI

            C oba bayangkan, seandainya pelangi di muka bumi ini selalu hadir menyapa kita. Apakah kita akan merasa bosan? Apakah kita akan selalu mencaci warna yang di bawa pelangi?             Dan jika pelangi tak lagi ada dalam kehidupan kita, apakah hidup ini tak ada lagi warna? Akankah kita selalu memohon pada pelangi untuk mengobarkan warnanya sebentar saja untuk kita nikmati ?             Simpan dulu jawaban kalian. Mari kita berpetualang bersama pelangi untuk menemukan jawaban atas pertayaan tadi.             Pelangi, mencorong indah diatas bongkahan batu besar, sembari mengukir angan melambung ke alam mayapada.hidup dalam dunia khayal demi memuaskan keinginannya.             “ Kamu sedih nak ?” tanya Aya...

KAULAH BINTANGKU

  KAULAH BINTANGKU Walau malam tak berbintang. Aku akan selalu mencumbu, bermain dengan indahnya angan yang tak mungkin berpangkal dan berujung. Aku jua tak lagi berharap munculnya bintang- gemintang setiap malamnya, karena ia telah tergantikan oleh sosokmu. Keindahanmu adalah rasa yang mengalir dalam darahku, memercikkan kobaran api yang selalu membuatku tegar melangkah meski kaki ini gemetar. Aku berniat untuk berdiri sejenak, meluruskan otot kaki yang terasa kejang, serasa tersetrum aliran listrik tegangan tinggi. Ku lepas genggaman tangan Mily, berangsur ku tegak. Mengerak-gerakkan betis agar terasa lebih nyaman. Aku teringat sesuatu dalam hidupku, sebuah kisah yang berangsur menjadi sebuah peristiwa. Di tempat ini, lokasi yang sama dengan suasana yang sama. Kala itu, hatiku sedang gemelut. Di satu sisi aku merasa sedih yang mendalam, di sisi lain aku juga merasa gembira atas ucapan Mily: Menenangkan gemuruh resahku. Pekak rasanya mendengarkannya, namun t...

Lesehan Sastra #2 Komunitas Pena ( KOMA )

Jum’at, 13 Mei 2011. Rutinitas bulanan Lesehan Satra #2 kembali dilaksanakan, bertempat di ruang kelas MAWH. Lebih meriah Dari Lesehan Sastra #1 karena pesertanya bertambah banyak. Acara ini dihadiri oleh santri Bahrul ulum dan beberapa komunitas di Jombang, antara lain: Komunitas Alif Mojoagung, Teater Mbureng Tebuireng, Sanggar Sinau Lentera, Bahtera STIKIP dll. Beberapa penulis Jombang juga ikut memeriahkan acara ( Sabrang Suparno, Purwanto, Zeus Anggara, Hadi, Siti Sa’adah dll).                 Lesehan Sastra #2 Menyugguhkan menu: Bedah cerpen: -          Kuwen karya Siti Sa’adah. -          I am (Not) women karya Esti Vita N. Bedah Puisi: -          Tobat yang tertolak karya Fikri Juhdi. -          Apa yang kau ing...

Lesehan Sastra #1 Komunitas Pena ( KOMA ) Bahrul Ulum ( Jombang, 15 April 2010 )

Gambar
Sebuah bukti nyata yang dapat kita rasakan di Bumi Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, keikut sertaan para Santri semakin kita rasakan dalam dunia Kesusastraan Indonesia. Berawal dari “ Kegundahan Dalam Pesantren” memacu kinerja sahabat-sahabat Komunitas Pena yang digawangi sahabat Fahmi dan kawan-kawannya untuk menggali potensi penulisan dalam Pesantren. Kini, terjawab sudah. Satu persatu penulis dari pesantren mulai bermunculan. Hal ini dapat kita tandai dengan terselengarannya Lesehan Sastra #1 yang menampilkan : -           Bedah Cerpen : Cintaku di Chiemistry karya Risyalah Dewandini. Kasihku Berlabuh di Kertas Biru karya Atiqotul Maula. Remo Karya Sabrang Suparno. -           Bedah Puisi : Bahrul Ulum karya Ibnu Taufiq                 Cintaku di Chiemistry : Mengambarkan sebuah kisah cinta yang berawal dari kesukaa...